Tim Nasional Yaman



Team sepak bola nasional Yaman (bahasa Arab: منتخب اليمن الوطني لكرة القدم), ialah timnas Yaman serta dikontrol oleh Perkumpulan Sepak Bola Yaman.

Saat negara itu dibagi jadi Yaman Utara serta Yaman Selatan sebelum 1990, dua timnas ada. Sesudah penggabungan, team sepak bola nasional Yaman dipandang seperti penerus team sepak bola nasional Yaman Utara. Melihat artikel team sepak bola nasional Yaman Selatan untuk detil mengenai team Yaman Selatan.

Walau adalah negara terpadat ke-5 di Timur Tengah, serta kesuksesan Yaman di team Pemuda seperti U23, U20 serta U17 Yaman, selama ini, Yaman tidak pernah capai keberhasilan yang sama juga dengan mereka yang mempunyai populasi semakin kecil seperti Uni Emirat Arab, Qatar , Suriah, Yordania serta Oman.

1965–1966
Yaman Utara mengawali kiprahnya di Pan Arab Games 1965 di Kairo, Mesir pada Agustus 1965. Mereka kalah dalam laga pertama kalinya 9-0 dari Sudan, selanjutnya kalah 16-1 dari Libya. Sesudah kalah 4-0 dari Suriah, Yaman Utara menang untuk kali pertamanya dengan menaklukkan Oman 2-1 pada laga paling akhir dalam group. Yaman Utara tidak maju.

Pada bulan April 1966, team masuk Piala Arab 1966 di Baghdad, Irak. Itu diletakkan di Group 2. Yaman Utara kehilangan laga pertama 4-1 untuk Suriah pada 1 April, dan 7-0 ke Palestina 3 hari setelah itu. Pada tanggal 5 April, mereka kehilangan laga paling akhir mereka 13-0 ke Libya, serta tersisih, finish di bawah group.

di tahun 1966, Yaman Utara masuk Laga Pasukan Baru di Kamboja. Mereka kehilangan pembuka 5-3 menantang Palestina. Pertandingan sisa dalam group mereka kalah 8-0 dari tuan-rumah Kamboja, 9-0 untuk Vietnam Utara, 14-0 untuk Korea Utara, serta 6-0 untuk Cina.

1984–1989
Sesudah kompetisi di Kamboja, Yaman Utara tidak mainkan laga semasa delapan belas tahun, kembali ke tahun 1984 dalam usaha untuk maju ke Piala Asia 1984. Ini ialah pintu masuk pertama mereka dalam pertandingan. Mereka diletakkan di kwalifikasi di Group 3 dengan semua laga diselenggarakan di Calcutta, India pada Oktober 1984. Yaman Utara kehilangan laga pertama pada 10 Oktober, 6-0 dari Korea Selatan, yang Park Sung-Hwa cetak 4 gol serta Chung Hae -Dua dua. 2 hari selanjutnya, mereka kalah 2-0 dari tuan-rumah India. Pada 15 Oktober Yaman Utara kalah 4-1 dari Pakistan serta 3 hari selanjutnya dengan score yang sama ke Malaysia. Yaman Utara ada di posisi paling bawah group.

Yaman Utara masuk kampanye kwalifikasi Piala Dunia pertama kalinya dengan arah amankan tempat di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Mereka diletakkan di Group 3 zone Asia Barat di set pertama kampanye kwalifikasi. Yaman Utara mainkan laga pertama mereka di kandang menantang Suriah di Sana'a pada 29 Maret 1985 serta kalah 1-0 dari gol menit ke-70. Pada tanggal 5 April, mereka kalah 5-0 dari Kuwait di Kota Kuwait. Pada 19 April, Yaman Utara kalah 3-0 dari Suriah di Stadion Abbasiyyin di Damaskus. Pada 26 April, waktu jadi tuan-rumah Kuwait, Yaman Utara cetak salah satu gol mereka di group waktu mereka kalah 3-1 di muka 10.000 orang.

Pada Agustus 1985, Yaman Utara bersaing di Pan Arab Games 1985 di Rabat, Maroko serta diletakkan dalam group dengan Arab Saudi, Aljazair, serta Uni Emirat Arab. Mereka kalah 2-0 dari Saudi pada 5 Agustus, 3–1 dari Aljazair pada 7 Agustus, dan, pada 9 Agustus, menaklukkan UEA 2-1 untuk kemenangan pertama mereka.

Pada 15 Oktober 1985, Yaman Utara mainkan oposisi di luar Asia serta Afrika untuk kali pertamanya, kalah 2-0 dari Meksiko di kandang.

Reunifikasi Utara serta Selatan
1990-an
Di tahun 1990, Yaman Utara serta Selatan berpadu kembali lagi yang menggerakkan apakah yang saat ini jadi timnas Yaman untuk masuk dari Yaman Utara. [3] Laga internasional pertama mereka, untuk negara berpadu, ialah kemenangan 1-0 menantang Malaysia pada 8 September 1990 di Kuala Lumpur.

Sesudah jadi negara baru, mereka masuk dunia sepakbola dengan pemikiran yang lain. Kapten mereka berubah-ubah antar laga untuk mempromokan Yaman yang "berpadu". [4] Sebab perselisihan politik yang sedang berjalan di Yaman, banyak yang cari sepak bola untuk pelarian.

Mulai tahun 1993, pekerjaan besar pertama mereka ialah kwalifikasi untuk Piala Dunia FIFA 1994, sebab mereka tidak masuk Piala Asia AFC di tahun 1992, atau Piala Bangsa Arab. Yaman kalah tiga laga, 1x menantang China, serta Irak 2x. Mereka bermain seri dengan Jordan 2x, serta menang menantang China serta Pakistan. Ini tempatkan mereka di posisi ke-3, lima point dari Irak yang pertama, serta pada akhirnya akhiri kampanye kwalifikasi Piala Dunia pertama mereka.

Kampanye kwalifikasi untuk Piala Asia 1996 lihat mereka dihancurkan oleh Arab Saudi sebab mereka kalah 4-0 di putaran pertama, tapi bertanding di putaran kedua waktu mereka kalah 1-0. Walau usai paling akhir, pada point dengan Kirgistan, salah satu acara penebusan Yaman ialah kemenangan tipis 1-0 menantang Kirgistan, walau ditaklukkan 3-1 di putaran kedua.

Sekian tahun berlalu saat Yaman terus berusaha untuk kemampuan sepakbola, bukan hanya di Asia, dan juga di Timur Tengah. Kampanye kwalifikasi untuk Piala Dunia 1998 menghidupkan semangat saat mereka ada di posisi ke-2 di atas Indonesia serta Kamboja. Buat Yaman, ini ialah perkembangan yang lumayan besar sebab Uzbekistan, dengan 16 point, sudah mencapai step pertama dengan mempunyai point 2x semakin banyak dari Yaman tempat ke-2 dengan 8 point. Sekalian memberikan tambahan bukti jika Yaman kalah 1-0 dari Uzbekistan, serta walau kalah 5-1 di putaran kedua, ini memberikan keinginan hari esok buat Yaman buat kompetisi akan datang.

2000-an
Yaman mengawali milenium dengan berusaha maju ke Piala Asia AFC 2000. Al-Yaman A'Sa'eed diawali tahun ini dengan kemenangan 3-0 menantang Nepal mengejar dengan kekalahan tipis 0-1 dari Turkmenistan. Sesudah ini, tersingkap jika Kuwait sudah menaklukkan Bhutan 20-0 di kwalifikasi yang menggerakkan kebimbangan di timnas. Tidak perlu disebutkan, Yaman cuma kalah 2-0 dari Kuwait (dengan gol bunuh diri ditambah lagi) serta akhiri kampanye kwalifikasi dengan kemenangan paling tinggi mereka waktu mereka mencapai Bhutan 11-2 dengan i Al Nono kantongi hat-trick serta tiga yang lain jaring kawat gigi. Laga ini tempatkan Yaman pada 6 point finising di atas Nepal serta Bhutan dalam tempat ke-3 dari ke-5.

Popular posts from this blog

Tim Nasional Korea Utara

Tim Nasional Uzbekistan