Tim Nasional Uzbekistan
Team sepak bola nasional Uzbekistan (Uzbekistan: Oʻzbekiston milliy futbol terma jamoasi) sebagai wakil Uzbekistan di sepak bola internasional serta dikontrol oleh Perkumpulan Sepak Bola Uzbekistan, tubuh pengontrol sepak bola di Uzbekistan.
Uzbekistan ialah timnas paling sukses dari Asia Tengah. Walau mereka belum pernah maju ke Piala Dunia, team sudah penuhi ketentuan untuk tiap Piala Asia AFC semenjak pembangunan pasca-kemerdekaan. Semasa Piala Asia 2011, Uzbekistan capai semi-final kompetisi untuk kali pertamanya. Uzbekistan bersaing di pertandingan lain seperti Asian Games, dimana mereka memenangi medali emas di kompetisi sepak bola pada 1994 di Jepang, serta usai untuk runner-up di Afro-Asian Cup of Nations pada 1995.
Tahun kelahiran sepakbola di Uzbekistan ialah tahun 1912 (baca selanjutnya di artikel ini), sebab waktu itu team sepak bola dibuat di Kokand, sesaat selanjutnya di Ferghana, Andijan, Tashkent, Samarkand, Bukhara serta Urganch, salah satunya mulai diselenggarakan laga jarak jauh. Kejuaraan pertama lembah Ferghana diselenggarakan di tahun 1914, Kejuaraan SSR Uzbekistan mulai dimainkan semenjak 1926, serta penarikan undian Piala SSR Uzbekistan mulai dilaksanakan semenjak 1939. Dari 1924 sampai 1991 Uzbekistan ialah sisi dari Soviet Uni (Uni Soviet) untuk Republik Sosialis Soviet Soviet (UzSSR).
Di tahun 1928, timnas Uzbekistan dibuat untuk kali pertamanya, yang ambil sisi dalam Spartakiade, yang termasuk juga perwakilan dari beberapa negara Eropa. Pada kompetisi ini, timnas Republik Sosialis Soviet Soviet membuat laga internasional pertama kalinya menantang team pekerjaan Swiss serta menang dengan score 8: 4. Sampai tengah 1991, Uzbekistan ialah sisi dari Uni Soviet serta mempunyai team nasionalnya sendiri dan semua republik Uni, yang sejumlah besar mainkan laga dalam team serta team Uni Soviet, terutamanya dalam kompetisi sepak bola Spartakiad of Peoples of Uni Soviet. Timnas SSR Uzbekistan berperan serta dalam semua undian kompetisi sepak bola Spartakiad of Peoples of USSR, serta pada kompetisi 1986 capai final, kalah dari team SSR Ukraina (Ukraina kekinian) dengan score 0-1 , dengan begitu memenangi medali perak kompetisi. Selama riwayat Uni Soviet, Uzbekistan SSR salah satu dari lima pusat peningkatan sepak bola penting di negara itu, di samping Rusia SFSR, Ukraina SSR, Belarus SSR, serta Georgia SSR.
Club sepak bola paling kuat, dan club semi-profesional serta karieronal SSR Uzbekistan berperan serta dalam Liga Sepakbola Uni Soviet (Liga Tinggi, Liga Pertama, Liga Ke-2 serta Liga Ke-2 B) serta Piala Uni Soviet. Club nonprofesional SSR Uzbekistan berperan serta dalam Kejuaraan SSR Uzbekistan serta Piala SSR Uzbekistan.
Sesudah pembubaran Uni Soviet, serta Uzbekistan mendapatkan kemerdekaan, timnas Uzbekistan dari tatap muka baru diadakan. Timnas membuat laga pertama kalinya di tahun 1992. Laga pertama timnas Uzbekistan ialah laga menantang Tajikistan, dalam rencana Piala Asia Tengah 1992 (kompetisi diselenggarakan 1x) yang diprakarsai oleh FIFA. Beberapa pertandingan ini dengan cara sah didaftarkan oleh FIFA berdasar bukti jika timnas Uzbekistan sudah dibolehkan semenjak 1992 untuk berperan serta dalam kompetisi yang diselenggarakan di bawah naungan FIFA. Pada penarikan undian kompetisi ini dalam pola liga, timnas Uzbekistan ialah yang ke-2 sesudah timnas Kazakhstan. Di tahun pertama kehadirannya, timnas Uzbekistan membuat laga cukup dengan team-team dari Tajikistan, Turkmenistan, Kazakhstan serta Kirgistan. Di tahun 1993, team belum mainkan satu laga juga.
Di tahun 1992, Uzbekistan anggota team sepak bola nasional CIS, yang ada semasa setahun serta gantikan team sepak bola nasional Uni Soviet serta sebaliknya berperan serta dalam Euro 1992.
Sejumlah besar sisa republik Soviet jadi anggota UEFA (Rusia, Ukraina, Belarus, Moldova, Latvia, Lithuania, Estonia, Georgia, Armenia, serta Azerbaijan), serta Uzbekistan ingin jadi anggota UEFA. Tetapi seperti juga republik Asia Tengah yang lain (Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan serta Turkmenistan), pilih AFC. Di tahun 2002, Kazakhstan jadi anggota UEFA untuk peningkatan sepakbola yang lebih bagus, tapi Uzbekistan pilih untuk selalu ada di AFC. Bagaimana juga, terdapat beberapa simpatisan keanggotaan Uzbekistan di UEFA. Sebab mereka yakin jika Uzbekistan memperlihatkan sepak bola Eropa, serta Soviet Uzbekistan, yang disebut sisi dari Uni Soviet, sudah lama jadi anggota UEFA.
Di tahun 1994, Asosiasi Sepak Bola Uzbekistan dengan cara sah diadopsi oleh AFC serta FIFA. Di tahun yang sama Uzbekistan menang di kompetisi internasional Piala Kemerdekaan Uzbekistan, serta di akhir tahun timnas menang dalam akhiri timnas Tiongkok dengan score 4: 2, jadi juara kompetisi sepakbola Asian Games 1994 yang berjalan di kota Jepang Hiroshima.
Kompetisi Asian Games 1994 dipandang seperti kesuksesan kelahiran Uzbekistan yang mengagetkan, serta memberi awal buat kebangkitan Uzbekistan untuk kompetitor serius Asia. Kompetisi tetap akan dikenang untuk "Miracle of 1994".
Walau kompetisi sejumlah besar untuk pemain amatir di saat itu (U-23 cuma bersaing semenjak 2002), tetapi Uzbekistan dipandang benar-benar rendah. Disamping itu, tindakan Uzbek itu keras, dengan cuma 17 pemain serta budget di bawah $ 14.000 untuk Asosiasi Sepak Bola yang baru lahir. Perselisihan tampil di dalam saat Rustam Akramov diangkat untuk pelatih pertama Uzbekistan sesaat Berador Abduraimov yang semakin terkenal jadi asisten, yang benar-benar dibenci oleh Abduraimov. Tidak cuma itu, beberapa dari pemainnya, sejumlah besar pemain berbasiskan etnis Rusia, pilih untuk sebagai wakil Rusia atau Ukraina, atau beberapa ke Nigeria, sesudah jatuhnya Uni Soviet. Dua club besar, Pakhtakor serta Neftchi, membuat sebagian besar pemain mereka untuk team Uzbekistan, melancong ke Jepang dengan sedikit keinginan.
Meski begitu, Uzbekistan akan mengidentifikasi kompetisi dengan performa yang mengagumkan. Digolongkan dengan pembangkit tenaga listrik Arab Saudi, dua team Asia Tenggara Thailand serta Malaysia, bersama-sama Hong Kong, Uzbek mengagetkan Hiroshima dengan kemenangan 4-1 atas Saudi. Itu diiringi oleh kemenangan 5-0 atas Malaysia, berusaha keras menang 1-0 atas Hong Kong sebelum merampas tempat pertama dalam thriller 5-4 atas Thailand. Di perempat final, Uzbekistan menghina tetangga Turkmenistan 3-0 untuk maju ke semi final dimana mereka hadapi Korea Selatan. Korea kirim sembilan pemain yang sudah berperan serta dalam Piala Dunia FIFA 1994 serta diinginkan untuk membendung Uzbekistan dengan gampang, sesudah menaklukkan tuan-rumah, Jepang mengucapkan terima kasih atas penalti yang polemis. Tetapi, fans Jepang menggenggam duka cita ini, menghibur Uzbekistan menantang Korea Selatan serta dengan suport Jepang, Uzbekistan mengagetkan Korea Selatan dengan kemenangan 1-0 untuk maju ke final, yang kali pertamanya final semenjak jadi kemerdekaan dari Uni Soviet.
Dalam laga paling akhir mereka menantang Cina, Uzbekistan membuat mukjizatnya, menaklukkan Cina yang bangun 4-2 untuk merampas kehormatan Asia pertama serta salah satu, 2 tahun sesudah kehadirannya. Penaklukan yang ajaib ini memberikan Uzbekistan citra baru, serta akan tingkatkan tempat Uzbekistan untuk kompetitor serius buat pertandingan Asia di hari esok.